Panduan membeli
Cara membeli properti di Malaysia, langkah demi langkah
Semua panduan di situs ini sesuai urutan yang Anda butuhkan: boleh atau tidak membeli, berapa biayanya, memilih proyek, proses pembelian, lalu menempati, menyewakan atau menjual.
Langkah 1
Boleh membeli, dan mulai dari harga berapa?
Mulai di sini. Jawabannya tergantung kewarganegaraan Anda, negara bagian dan jenis sertifikat unit.
Membeli properti Malaysia dari Indonesia
Panduan lengkap untuk pembeli Indonesia: aturan, biaya, transfer dana, pinjaman bank dan pajak di Indonesia.
Cek satu proyek dalam dua menit
Jawab beberapa pertanyaan tentang satu unit dan lihat apakah orang asing boleh membelinya.
Aturan per negara bagian
Setiap negara bagian menetapkan harga minimum dan proses persetujuan sendiri untuk pembeli asing.
Langkah 2
Hitung biaya total dan pinjaman
Ketahui total anggaran, termasuk biaya dan pinjaman, sebelum melihat unit.
Kalkulator biaya pembelian
Bea meterai, biaya pengacara, biaya pinjaman dan biaya persetujuan dalam satu layar.
Pinjaman bank untuk orang asing
Apa yang diminta bank Malaysia dari pembeli asing dan bagaimana prosesnya.
Atas nama pribadi, bersama atau perusahaan?
Bagaimana nama di sertifikat memengaruhi pajak, pinjaman, penjualan kembali dan warisan.
Langkah 3
Pilih proyek
Proyek baru atau sudah selesai, freehold atau leasehold: bandingkan dengan harga transaksi dan sewa yang tercatat.
Semua proyek
Semua proyek baru dan yang sudah selesai di situs ini, menurut negara bagian, status dan jenis hak tanah.
Kondominium & apartemen servis
Proyek hunian bertingkat di seluruh Malaysia, bisa disaring menurut status.
Membeli properti baru dari developer
Izin developer, SPA standar, pembayaran bertahap, ganti rugi keterlambatan dan masa garansi 24 bulan.
Langkah 4
Proses pembelian, dari booking sampai kunci
Urutannya sama di setiap negara bagian; yang berbeda adalah tahap persetujuan dan lamanya.
Langkah 5
Menempati, menyewakan dan menjual
Yang perlu direncanakan setelah kunci di tangan.
Surat wasiat untuk properti Malaysia
Bagaimana surat wasiat memudahkan keluarga mewarisi properti Anda di Malaysia.
Jawaban langsung
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah orang Indonesia boleh membeli properti di Malaysia?
Boleh di sebagian besar negara bagian, asalkan harga unit di atas harga minimum untuk pembeli asing yang ditetapkan negara bagian, unit tersebut tidak berada di tanah yang dibatasi (seperti tanah cadangan Melayu atau unit bumiputera) dan negara bagian memberi persetujuan. Halaman per negara bagian mencantumkan batasnya.
Berapa lama proses pembeliannya?
Untuk properti bekas dengan pinjaman dan tanpa persetujuan negara bagian, biasanya beberapa bulan dari booking sampai serah terima kunci. Persetujuan untuk pembeli asing atau tanah leasehold menambah waktu, dan lamanya berbeda per negara bagian.
Biaya apa saja selain harga properti?
Bea meterai atas pengalihan, biaya pengacara untuk jual beli dan pinjaman, bea meterai atas pinjaman, serta biaya persetujuan bila ada. Gunakan kalkulator biaya untuk menghitung totalnya.
Apakah saya harus datang ke Malaysia?
Tidak selalu. Dokumen sering bisa ditandatangani di luar negeri di depan notaris atau di Kedutaan Besar Malaysia, dan pinjaman bisa diurus dari jauh, tetapi setiap bank dan pengacara punya aturan sendiri. Tanyakan sebelum booking.
Apakah panduan ini nasihat hukum atau pajak?
Bukan. Panduan ini menjelaskan proses umum agar Anda bisa mengajukan pertanyaan yang tepat. Aturan dapat berubah; pastikan dengan pengacara Malaysia sebelum menandatangani.
Informasi umum, bukan nasihat hukum, pajak atau keuangan. Diperiksa Oktober 2026.
Panduan bahasa Indonesia
Semua panduan untuk WNI
Panduan kota, biaya, KPR, pajak, transfer dana, MM2H dan sekolah, dalam bahasa Indonesia.
Belum yakin harus mulai dari mana?
Kirimkan kewarganegaraan, anggaran dan negara bagian yang Anda minati. Saya akan menjelaskan aturan yang berlaku dan langkah berikutnya.